BORNEONEWS, Tamiang Layang - Memasuki masa panen pada musim tanam oktober-maret atau okmar, Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Dusun Timur melakukan pengubinan pada Kelompok Tani Gagang Pamelum Desa Jaar.
Koordinator BPP Dusun Timur Erai Sairi menjelaskan, pengubinan dilakukan untuk menghitung secara cepat dan sederhana prediksi hasil panen gabah per hektar di areal tersebut.
"Ini varietas padi siam barabai, tanam 6 bulan baru bisa dipanen," ungkap Erai Sairi di Desa Jaar, Jumat 24 April 2020.
Dia menambahkan, setelah dilakukan pengubinan didapat perkiraan hasil sekitar 4,9 ton per hektar.
Menurutnya hasil yang kurang memuaskan itu diakibatkan hama walang sangit yang sempat menyerang tanaman padi di wilayah tersebut.
--page
"Meski hasil ubinannya sedikit mudah-mudahan cukup untuk kebutuhan makan petani hingga musim tanam okmar berikutnya," harapnya.
BPP Dusun Timur, lanjut Erai Sairi, bersama penyuluh yang ada terus akan berupaya semaksimal mungkin mendampingi petani di wilayah Kecamatan Dusun Timur serta membantu mengatasi setiap masalah pertanian.
"Kami berharap pada musim tanam berikut luas tanam padi di Kecamatan Dusun Timur dapat meningkat serta diiringi dengan meningkatnya produksi gabah," pungkasnya. (BOLE MALO/B-5)








