BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta agar warga tidak mengeluh karena infrastruktur seperti perbaikan jalan dan pembangunan lainnya belum tuntas.
"Ini disebabkan anggaran untuk pembangunan dialihkan untuk biaya penanganan bencana non alam pandemi Covid-19, jadi saya harap warga maklum dan jangan mengeluh karena belum tuntas," harapnya.
Dia menjelaskan, anggaran yang semula untuk pembangunan baik dari APBN maupun APBD sebagian besar sudah dialokasikan untuk penanganan bencana.
Sehingga target pembangunan seperti dalam RPJMD maupun visi misi, tidak bisa tercapai sesuai target yang sudah ditentukan sebelumnya yakni tuntas pada akhir 2020.
Bahkan akibat bencana yang tidak terduga ini sumber pemasukan pemerintah juga terdampak. Misalnya sektor pajak dan retrubusi dari usaha pariwisata.
--page
"PAD juga tidak tercapai karena sumber pemasukan berkurang, sektor wisata misalkan, bagaiman mau ada pemasukan karena operasionalnya sementara ditutup untuk mencegah penyebaran virus," pungkasnya. (HENDRI/B-6)








