PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Achmad Rois, Sabtu, 25 April 2020 menjelaskan terdapat perkembangan yang bisa dikatakan baik dalam kurun waktu 2 minggu belakangan.

Menurut Achmad Rois, dalam kurun waktu 12  hingga 25 April atau 2 minggu terdapat 82 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dinyatakan selesai masa pemantauannya oleh Puskesmas.

"Selain itu dalam kurun waktu 2 minggu ini,  terdapat 17 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan selesai masa pengawasanya oleh pihak RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun," jelas Achmad Rois.

Bukan hanya itu saja, lanjut Rois, berdasarkan Informasi dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, Jumat, 24 April 2020 terdapat 1 pasien yang sebelumnya positif, dari uji swab kemudian dikonfirmasi negatif  covid-19  atau dinyatakan sembuh.

"Mencermati perkembangan ini, kami yakinkan pada semua bahwa yang dilakukna gugus tugas b1ersama tenaga kesehatan di Puskesmas dan di Rumah Sakit adalah untuk menemukan sejak awal orang dengan tanda-tanda covid-19  dan  menangani sebaik mungkin," jelas Rois.

--page

Achmad Rois mengatakan hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar yang sakit bisa segera disembuhkan dan bisa secepat mungkin memutuskan mata rantai penularan covid-19 di kobar.

"Saya mengajak seluruh warga kobar untuk selalu jujur dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala batuk pilek gangguan pernafasan dan selalu disiplin di rumah saja, tetap memakai masker cuci  tangab dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan  orang banyak  serta selalu menjaga jarak," pungkas Rois. (WAHYU KRIDA/B-5)