BORNEONEWS, Muara Teweh - Sebanyak 137 kepala keluarga di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara mendapatkan bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako dari pemerintah kabupaten.
Paket sembako ini di serahkan oleh pemerintah desa pendreh kepada warga kurang mampu dalam upaya menhadapai dampak social yang ditimbulkan oleh wabah covid-19.
Kades Pendreh, Sugian, Sabtu 25 April 2020 mengatakan dalam penyaluran bansos dari pemerintah tersebut telah mengacu pada data yang telah disampaikan oleh Dinas Sosial PMD dengan sasaran kepada 137 kepala keluarga (KK) kurang mampu atau fakir miskin.
"Bantuan paket sembako yang terdiri dari beras, gula dan minyak goreng ini semua sudah tersalurkan dengan baik kepada warga sesuai data yang kami terima dari Dinsos PMD," kata Sugian.
Dikatakannya, penyerahan bantuan tersebut langsung diantar atau diserahkan ke rumah-rumah warga, karena mengikuti protokol dari pemerintah supaya tidak mengumpulkan orang banyak yang dapat menyebabkan kerumunan warga.
--page
Selain itu, jelasnya, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan dari salah satu perusahaan tambang batu bara PT SMM dengan jumlah sebanyak 100 paket sembako untuk dibagikan kepada warga terdampak banjir sungai Barito dan Pendemi Covid-19 dengan sasaran penerima bantuan kepada para lansia, janda/duda tidak mampu, penderita cacat fisik dan cacat mental serta para anak yatim.
Ia sangat menyayangkan, karena ada pihak yang melaporkan masalah penyaluran bansos tersebut kepada pihak kepolisian bahwa seakan-akan warga yang tidak kebagian sengaja dari pihak pemerintahan desa tidak menyalurkannya.
"Padahal kita menyerahkan bantuan itu mengacu kepada data yang disampaikan Dinsos PMD melalui data terpadu Kementerian Sosial yang sudah ada nama penerima bantuan, sedangkan bantuan dari PT SMM tersebut kami tindak lanjuti melalui rapat desa untuk penentuan siapa yang berhak menerima bantuan tersebut sebagaimana pesan lisan dari karyawan yang menyerahkan bantuan tersebut," pungkasnya. (RAMADHANI/b-5)








