PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya menyediakan tempat isolasi untuk pasien.

"Khusus untuk PDP kita mempersiapkan Asrama Haji Al Mabrur, di Jalan G.Obos Kota Palangka Raya," katanya usai rapat bersama gugus tugas, Minggu 26 April 2020 malam.

Dia menjelaskan, sesuai protap kesehatan tempat isolasi tersebut sangat diperlukan. Namun harus dipastikan bahwa ketika sudah menjalani isolasi pasien bisa sembuh.

"Setelah isolasi harus jelas dulu target dan capaiannya apa, supaya kalau sudah isolasi nanti bisa sembuh," jelasnya.

Selain menyediakan tempat isolasi, pemerintah juga berencana memperkuat pengawasan aktivitas warga di delapan kelurahan padat penduduk.

--page

Keputusan tetap atas kebijakan ini akan diumumkan kembali pada Rabu 29 April 2020. Sedangkan masa berlakunya paling cepat pada Jumat 1 Mei 2020.

"Nanti hari Rabu kita sampaikan lagi hasil akhirnya dan paling cepat nanti berlakunya hari jumat," pungkasnya. (HENDRI/m)