KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Jalur transportasi Kasongan - Tumbang Samba terganggu setelah bangunan box culvert atau gorong-gorong di Jalan Soekarno-Hatta Km 3 Kasongan kembali muncul lubang menganga di tengah jalan, Senin, 27 April 2020 pagi ini.

Menurut imformasi yang diperoleh borneonews.co.id, munculnya lubang menganga di tengah jalan tepat di atas bangunan gorong-gorong ini karena dipengaruhi hujan deras dinihari tadi, sehingga air yang megalir di dalam gorong-gorong menggerus hingga permukaan badan jalan. 

Namun titik jalan lubang menganga ini sebelumnya pernah  sudah pernah berlubang, namun ditimpun dengan pasir batu atau sirtu oleh pihak dinas terkait yakni pada Kamis, 16 April 2020 lalu seperti juga telah diberitakan borneonews.co.id.

Namun timbunan sirtu itu tampaknya sia-sia setelah wilayah Kasongan dan sekitarnya dinihari tadi diguyur hujan deras hingga lubang di jalan tersebut kembali menganga.

Bahkan dari pantauan, lubang menganga persis berada di tengah ruas jalan ini bertambah besar dibanding sebelumnya. 

--page

Meski begu kendaraan baik roda dua, empat maupun jenis kendaraan berat seperti truk tampak masih bisa melewati ruas jalan ini meski harus mengurangi laju kendaraannya.

Warga pegguna jalan ini mengaku kawatir jika pihak pemerintah daerah melalui dinas terkait tidak segera memperbaiki box culbert yang runtuh ini.

"Kalau tidak segera ditangani maka tidak menutup kemungkinan ruas Jalan Soekarno-Hatta Kasongan ini terancam putus, sebab saat ini lubangnya bertambah besar persis di tengah jalan," kata Hendri salah seoramg pengguna jalan.

Heri, warga Kasongan berharap kepada pemda setempat segera memperbaiki lubang di tengah  badan jalan ini. Pasalnya, warga yang melintas jalur ini bukan hanya masyarakat Kasongan, namun juga warga di tujuh wilayah kecamatan  wilayah hulu atau Utara.

"Kalau bisa jangan hanya ditimhun, sebab yang kemarin saja bekas lubang yang ditimbun itu baru 10 hari kembali runtuh," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/m)