TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sekitar 60 orang menjalani rapid test di RSUD Tamiang Layang ini, Senin, 27 April 2020. Hal itu berdasarkan riwayat interaksi PDP Barito Timur asal Desa Bambulung yang telah meninggal dunia dinyatakan positif Covid-19.

Sebelum itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur segera melakukan contact tracing untuk mengatasi penyebaran virus corona atau Covid-19 dari orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan RPO.

"Ini mereka sementara lakukan rapid test di RSUD Tamiang Layang, ada sekitar 60 orang termasuk perawat RSUD yang pernah kontak erat dengan almarhumah," kata Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur, Simon Biring.

Simon juga menjelaskan juga menjelaskan, RPO merupakan perawat dengan status Pekerja Harian Lepas atau PHL di Puskesmas Bambulung Kecamatan Pematang Karau.

Karena itu, pihaknya mengambil keputusan untuk menutup sementara Puskesmas tersebut selama 10 hari untuk penyemprotan disinfektan dan melakukan rapid test kepada rekan kerjanya, maupun orang lain yang pernah kontak erat dengan RPO.

--page

"Kita akan telusuri dan lakukan rapid test kepada semua orang yang pernah kontak dengan almarhumah," pungkas Simon. (BOLE MALO/B-11)