BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seluruh pegawai Pukesmas Bambulung Kecamatan Pematang Karau mengikuti rapid test di RSUD Tamiang Layang, Senin 27 April 2020.
Direktur RSUD Tamiang Layang Jimmy WS Hutagalung mengatakan, rapid test tersebut terhadap 53 pegawai Pukesmas Bambulung yang memiliki riwayat kontak erat dengan dengan warga Bartim berstatus PDP Covid-19 yang kini telah meninggal di RS Doris Sylvanus Palangka Raya pada Sabtu (18/4) pukul 13.39 WIB, dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
"Pemeriksaan tersebut dari Kepala UPTD sampai staf. Totalnya ada 53 orang," ucapnya kepada awak media di Tamiang Layang.
Sementara itu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur Ampera AY Mebas melalui Kepala Dinas Kesehatan dr Simon Biring mengatakan, selain pegawai pukesmas yang mengikuti rapid test, keluarga almarhum serta kerabatnya juga akan diperiksa sesuai prosedur Covid-19.
"Kita tracking semua yang berhubungan erat dengan almarhum, karena dari riwayat perjalanan sudah bertemu dengan orang banyak," ujarnya.
--page
Ia menambahkan, almarhum emang bekerja di Pukesmas Bambulung namun sebagai PHL bukan sebagai perawat. Selain itu kini zona merah di Kabupaten Bartim ada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Pematang Karau, Dusun Tengah dan Kecamatan Benua Lima dengan total enam positif Covid-19.
"Tindakan saat ini Pukesmas Bambulung diliburkan selama 10 hari ke depan," pungkasnya. (PRASOJO/m)








