PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Menghadapi puncak pandemi corona virus disease atau Covid-19 memerlukan kerja sama masyarakat untuk antisipasi yakni tetap patuh dengan anjuran pemerintah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Pulang Pisau Muliyanto Budihardjo mengatakan saat menghadapi puncak pandemi, maka masyarakat untuk lebih waspada dan saat ini menurutnya sedang menuju puncak-puncaknya.

Dia berharap sistem yang sudah dibuat pemerintah tetap menjadi pedoman masyarakat untuk menangkal terjangkitnya virus, bahkan melewati puncak juga pola hidup bersih dan sehat tetap harus dilakukan untuk menghindari kembalinya pandemi.

Muliyanto mengimbau masyarakat tetap taat dengan anjuran dari pemerintah yakni dengan mengikuti protokol kesehatan dalam penanganan COVID-19.

Peran masyarakat menurutnya sangat penting dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau.

--page

Adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat akan berperan besar untuk mengakhiri pandemi Covid-19 ini.

Hingga 26 April 2020, laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau ada 5 kecamatan dalam zona merah yakni Kecamatan Kahayan Hilir, Kecamatan Maliku, Kecamatan Pandih Batu, Kecamatan Kahayan Tengah dan Kecamatan Banama Tingang.

Setiap kecamatan ada 1 pasien positif. Sementara jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP di Kabupaten Pulang Pisau yang sudah dalam isolasi di Palangka Raya ada orang yakni di Kecamatan Maliku dan Pandih Batu.

Sementara orang dalam pemantauan atau ODP sebanyak 10 orang tersebar di Kecamatan Sebangau Kuala 2 orang, Kecamatan Kahayan Hilir 6 orang dan Kecamatan Maliku 2 orang.

Hingga saat ini ada tiga Kecamatan yang masih bertahan dalam zona hijau yakni Kecamatan Jabiren Raya, Kecamatan Kahayan Kuala dan Kecamatan Sebangau Kuala. (JAMES DONNY/B-6)