PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui BPP Pelangsian sebagai pusat informasi Kostra Tani di Wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menyikapi arahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang memantau kondisi lapangan di tingkat petani dalam rangka pengamanan ketersediaan stok pangan di sentra produksi.

"Terimakasih para petani yang dukung Program Kalteng Berkah dan Dinas Pertanian Kotawaringin Timur yang siaga melaporkan kondisi lapangan meski menghadapi pandemi Covid -19, semua tetap semangat bekerja demi Kalimantan Tengah. Jaga kesehatan dan tetap jaga jarak," kata Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Senin, 27 April 2020.

Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang pada tahun 2019 menjadi kecamatan terpilih untuk pelaksanaan PEDA KTNA XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan sentra kawasan agribisnis pertanian yang mensuplai kebutuhan komoditas pangan dan hortikultura di wilayah Kota Sampit dan sekitarnya.

Selain itu Kepala BPP Pelangsian Supadi memberikan laporan kepada Kepala Dinas Pertanian Kotawaringin Timur, I Made Dikantara pada saat kegiatan panen padi di Kelompok Tani Hamparan, di Desa Bapeang, pada hari Minggu, 26 April 2020.

Dia mengatakan, luas panen padi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang untuk musim tanam Oktober 2019–Maret 2020 mencapai 570 hektare. Sebaran panen terbanyak di dua desa sentra padi yakni Bapeang dan Telaga Baru. Realisasi panen dari  Januari hingga April 2020 mencapai 300 hektar.

--page


Provitas padi sawah berdasarkan ubinan swadaya mencapai 5,8 ton/ha gabah kering panen (GKP), sedangkan padi gogo mencapai 2,6 ton perhektar GKP. Jenis varietas pertanaman cukup beragam dari jenis Inpari 42, Situ Bagendit, Batang Gadis, Hibrida dan varietas lokal siam epang.(NOPRI/B-5)