SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Camat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terutama yang tidak ada kasus virus Corona atau Covid-19 diminta untuk memperketat penjagaan. Jangan sampai, ada warga yang barus datang dari zona merah malah tidak terpantau. 

"Saya minta agar seluruh camat yang nihil kasus Covid-19, menjaga wilayah mereka. Jangan sampai masyarakat pendatang bisa dengan mudah keluar masuk," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Selasa, 28 April 2020. 

Hal tersebut dilakukan karena saat ini masih ada 12 kecamatan di Kotim yang nihil kasus Covid-19. Baik itu warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan dan juga positif. Sedangkan, 5 kecamatan lainnya sudah zona merah Covid-19. 

"Inilah kesempatan kita untuk mengantisipasi. Jangan sampai kecamatan yang nihil kasus Covid-19, malah menjadi rawan nantinya. Oleh karena itu, harus selektif penjagaan," terang Supian.

Kecamatan yang masih nihil kasus Covid-19 tersebut yakni Kecamatan Teluk Sampit, Kecamatan Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Seranau, Cemapaga, Cemapaga Hulu, Mentaya Hulu, Tuwalan Hulu, Bukit Santuai, Telaga Antang, dan Kecamatan Antang Kalang.

--page

Sedangkan 5 kecamatan zona merah Covid-19 yaitu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ODP 14 orang, PDP 0, dan positif Covid-19 3 orang, serta sembuh 1 orang. Kecamatan Baamang ODP 3 orang, PDP 0, dan positif 2 orang. 

Kecamatan Kota Besi ODP 7 orang, PDP 0, positif 2 orang, dan meninggal 1 orang. Kecamatan Telawang ODP 7 orang, PDP 0, dan positif 1 orang. Sedangkan Kecamatan Parenggean ODP 0, PDP 0, dan positif Covid-19 1 orang. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)