BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah menyesalkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker di tengah pandemi covid-19 ini. Hal itu berdasarkan pantauannya di lapangan saat pembagian masker.
Menurutnya, banyak pengendara di jalan yang enggan menggunakan masker, sekalipun itu sudah diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Rendahnya kedisiplinan dan menyepelekan soal wabah ini membuat pandemi ini akan sulit dihilangkan.
“Masih banyak yang mengabaikan penggunaan masker. Padahal sudah dibagikan dan saat itu saya langsung turun tangan tapi tidak digunakan juga," katanya, Selasa, 28 April 2020.
Rinie mengatakan, masker merupakan salah satu pola pencegahan yang dianjurkan WHO. Makanya siapapun wajib menggunakan masker ketika keluar rumah dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Rinie mengatakan, rendahnya kesadaran dan kedisplinan penggunaan masker ini tentunya berpengaruh kepada pencegahan wabah di daerah ini.
--page
Padahal, semua itu untuk kebaikan bersama juga untuk mengakhiri wabah ini dengan disiplin yang tinggi dan taat kepada anjuran kesehatan.
"Saya kira semua tahu, wajib pakai masker, cuci tangan, dan jangan kumpul-kumpul dulu," tegasnya.
Rini merupakan salah satu politisi yang aktif turun ke lapangan baik itu membagikan masker, sembako hingga membantu para tenaga medis di rumah sakit serta juga kerap menyambangi para jurnalis yang bertugas di gugus tugas setempat. (NACO)








