BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dinyatakan positif Covid-19 pada Senin, 27 April 2020. Padahal pada pemeriksaan swab sebelumnya Wali Kota dinyatakan negatif. Berikut penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo.
"Kemarin itu kan Wali Kota melakukan swab sebanyak dua kali dan memang begitu seharusnya, supaya ada perbandingan. Pengambilan sampel swab pun tidak dilakukan pada waktu bersamaan atau bahkan di hari yang sama. Biasanya menunggu beberapa hari dari pengambilan sampel pertama baru dilakukan pemeriksaan yang kedua kalinya," kata drg Andjar kepada Borneonews, Selasa, 28 April 2020.
Hasil tes swab pertama, Wali Kota Palangka Raya, menurut drg Andjar memang negatif.
"Tetapi hasil swab kedua, baru keluar kemarin sore, menyatakan ternyata hasilnya positif. Jadi ini bukan kesalahan apa-apa, memang begitu prosedurnya," jelasnya.
Ia pun tidak bisa memastikan kenapa pada pemeriksaan pertama hasilnya negatif sedangkan pada pemeriksaan kedua positif.
--page
"Ada beberapa kemungkinan, kita tidak bisa pastikan. Bisa saja pada pemeriksaan pertama virusnya belum terlalu kuat, belum terlalu banyak, atau ada penyebab lain. Makanya selalu disarankan untuk lakukan swab dua kali," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/m)








