BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengatakan, melihat perkembangan pasien positif Covid-19 yang terus bertambah maka pelayanan penanganan Covid-19 RSUD dr Doris Sylvanus akan ditambah ke asrama BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah.
"Saat ini kami sedang menyiapkan tambahan rumah sakit darurat atau perluasan pelayanan RSUD dr Doris Sulvanus terkait Covid-19 di asrama BPSDM Kalteng," katanya, Selasa, 28 April 2020.
Saat ini pihaknya masih merenovasi pada asrama BPSDM. Menurunya, untuk kebutuhan pelayanan dan penanganan pasien terkait Covid-19 harus dibuat alur pasien guna mencegah potensi penularan.
"Kalau memang tidak ada kendala selama pengerjaan renovasinya mudah-Mudahan minggu depan sudah selesai," jelasnya.
Selain itu, untuk masa perawatan pasien terkait Covid-19 cukup lama, rata-rata bisa mencapai hingga 40 hari. Bahkan paling cepat mungkin rata-rata sekitar 20 hari.
--page
"Ini yang menyebabkan makin penuh pada RSUD dr Doris Sylvanus dan juga Bapelkes, sedangkan jumlah maksimal yang bisa ditangani sekitar 70 pasien saja," tutupnya. (NOPRI/B-5)








