BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan kesehatan dunia, World Health Organization atau WHO menegaskan pentingnya komunikasi di tengah masa pandemi virus corona. Hal ini pulalah yang menjadi pesan Tenaga Psikolog Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya, Kila Lavina, bahwa masyarakat harus tetap menjaga komunikasi untuk dapat mencegah gangguan cabin fever.
"Cabin Fever itu kan gangguan emosi atau perasaan sedih yang muncul akibat terlalu lama terisolasi atau terkurung di suatu tempat dalam kurun waktu yang lama. Menjaga komunikasi adalah salah satu saran kita untuk dijalankan masyarakat demi menghindari cabin fever ini," kata Kila kepada Borneonews pada Rabu, 29 April 2020.
Dengan adanya internet dan teknologi, lanjut Kila, masyarakat luas tetap bisa bertatap muka dan ngobrol dengan kekasih, sahabat, ataupun keluarga di luar kota lewat telpon dan video call.
"Jangan remehkan kekuatan komunikasi di tengah masa darurat virus corona ini. Sebab, tetap menjaga silaturahmi di tengah kecemasan ini, bisa membuat kita merasa tidak sendirian," tuturnya.
Berbicara dengan teman juga menurut Kila dianggap sebagai cara ampuh untuk mencari solusi dari segala masalah yang dihadapi.
--page
"Yang pasti, kita tetap berpikiran positif dan menjauhi pikiran negatif dan pesimistis selama pandemi Covid-19 ini," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-7)








