BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak tiga santri dan satu orang baru datang dari daerah zona merah Covid-19 melakukan tes swab di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Rabu, 29 April 2020.
Adapun rinciannya yang dilakukan uji swab, tiga santri Pondok Pesantren Temboro Magetan, Jawa Timur asal Desa Kumpai Batu Atas, dan satu orang warga Kumpai Atas yang baru pulang dari Makassar, Sulawesi selatan.
Kepala Desa Kumpai Batu Atas Sarianto menyampaikan, santri itu datang sudah dua minggu yang lalu, dan sudah menjalani karantina mandiri. Sementara satu warga yang datang dari Makassar, sudah satu bulan lebih juga menjalani karantina mandiri.
"Mereka langsung kita karantina mandiri. Kemudian hari ini kita tes swab. Saat ini masih menunggu hasilnya. Mereka ber empat ini adalah orang tanpa gejala (OTG) dan kita lakukan pengawasan," ujarnya, saat melihat warganya mengikuti uji swab dari balik pagar rumah sakit.
Sarianto menyampaikan, pihak desa telah melakukan protokol kesehatan Gugus Tugas Covid-19. Kemudian menjalankan aturan apabila ada warga yang baru datang harus melakukan pelaporan serta karantina mandiri selama 14 hari.
--page
"Ketika santri itu datang langsung dikarantina mandiri sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Kumpai Batu Atas, mengingat Malaysia telah mengumumkan bahwa Temboro merupakan klaster baru penyebaran Covid-19 baru," ungkapnya. (DANANG/m)








