BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya disebut memiliki stok bawang merah dan ayam ras yang aman hingga bulan Oktober 2020 mendatang.
"Kita punya stok bawang murah 84 ton bulan April ini, begitu pula untuk bulan Mei," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau Distankepang Kota Palangka Raya, Renson kepada Borneonews pada Kamis, 30 April 2020.
Ketersediaan ini mampu untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Palangka Raya menurut Renson yang hanya berkisar 76 ton pada bulan April dan Mei masing-masing.
"Lalu pada bulan Juni sampai Oktober nanti kebutuhan masyarakat terhadap bawang merah hanya 69 ton masing-masing per bulan. Sementara ketersediaan untuk bulan Juni hingga Oktober masing-masing ada 75 ton per bulan," kata dia.
Selain itu, Renson memastikan stok daging ayam ras untuk warga juga aman hingga Oktober 2020.
--page
"Mulai bulan Juni sampai Oktober ketersediaan daging ayam ras kita masing-masing 453 ton per bulan," kata Renson kepada Borneonews pada Kamis, 30 April 2020.
Ketersediaan ini menurut Rensin sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan neraca ketersediaan dan kebutuhan bahan pokok yang disusun Ditankepang Palangka Raya, kebutuhan masyarakat untuk daging ayam ras hanya 227 ton per bulan.
"Kita sediakan stok 453 ton per bulan dan kebutuhan masyarakat hanya 227 per bulan, maka kita pastikan stoknya cukup sampai Oktober," jelas Renson.
Sementara untuk bulan Mei, Distankepang menyiapkan lebih banyak persediaan ayam karena menghadapi bulan puasa dan Lebaran.
"Kalau untuk bulan Mei karena ada bulan puasa dan Lebaran maka stoknya kita sediakan 547 ton daging ayam ras, sementara kebutuhan masyarakat di bulan Mei diperkirakan hanya 249 ton. Jadi kita pastikan cukup stoknya," tutur Renson lagi. (TESTI PRISCILLA/B-11)








