BORNEONEWS, Sukamara - Komunias menjahit yang berada di bawah binaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Sukamara saat ini tengah mengerjakan pesanan 600 pieces masker.
"Alhamdulillah komunitas menjahitnya sedang mengerjakan pesanan 600 masker," kata Kepala Disperpusip Sukamara, Karyono, Kamis, 30 April 2020.
Pesanan masker tersebut nantinya akan menjadi pemasukan tambahan bagi anggota komunitas di tengah pandemi Covid-19, sehingga bisa membantu ekonomi mereka.
"Untuk pemesanan masih kita terima, ini tergantung anggota komunitas kalau mereka mampu membuatnya, karena mereka memang tidak bisa cepat, mereka juga baru belajar menjahit," ujarnya.
Meski baru belajar menjahit, hasil dari jahitan anggota komunitas ini cukup bagus dan rapi, selain itu priduksi yang dihasilkan pada hari pertama menjahit mencapai lebih dari 100 pieces.
--page
"Untuk masker yang kemarin mereka jahit hari ini sudah dibagi-bagikan bersama wakil bupati, dan mudah-mudahan dengan acara ini masyarakat kita bisa semakin sadar untuk selalu menggunakan masker," harapnya.
Karyono berharap dengan keterampilan yang didapat anggota komunitas menjahit selama mendapat patihan dari pihaknya, ke depannya dapat menjadi peluang dalam menunjang perekonomian.
"Mudah-mudahan dengan kemampuan yang sudah dimiliki ini dapat diberdayakan untuk menunjang perekonomian keluarga," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)








