BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seorang warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan 19 orang warga Kabupaten Lamandau berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 didaftarakan untuk mengikuti proses pengambilan sampel swab.
19 warga berstatus ODP tersebut meliputi 13 orang anggota keluarga dari pasien kasus O2 positif Covid-19 warga Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya, serta 6 orang lainnya adalah keluarga dari satu-satunya PDP yang tiga hari lalu dinyatakan reaktif rapid test. Sehingga total 20 orang.
"Satu PDP dan 19 warga kita (Lamandau) yang berstatus ODP akan kita ikutkan dalam pengambilan sampel swab besok (Sabtu)," kata Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, Jumat 1 Mei 2020.
Pengambilan sampel swab rencananya akan dilakukan pada hari Sabtu 2 Mei 2020 bertempat di Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun. "Insya Allah hari sabtu besok," katanya.
Hendra menyebut, dengan adanya upaya pengambilan sampel swab maka rencana rapid test untuk 27 orang yang diduga kontak langsung dengan warga Lamandau yang berstatus PDP, dibatalkan.
--page
"Tadinya kita juga akan gelar rapid test untuk 27 ODP di hari kemarin (kamis), tapi atas berbagai pertimbangan termasuk masukan dari dokter tentang waktu terbaik rapid test, maka rencana tersebut dibatalkan dan kita langsung pilih upaya pengambilan sampel untuk PDP dan keluarganya serta keluarga dari kasus 02, karena secara kebetulan juga kita sudah dapat jadwalnya," kata Hendra Lesmana yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau itu.
Dengan adanya rencana pengambilan sampel swab, pihaknya berharap dapat menjadi solusi terbaik di tengah ketidakpastian situasi saat ini.
Hendra juga memastikan, satu warga berstatus PDP saat ini sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Lamandau. Adapun warga yang berstatas ODP akan tetap mengikuti proses karantina dengan pengawasan ketat petugas.
"Tadinya kita juga akan ikutkan dalam pengambilan sampel swab untuk 21 ODP lainnya (seperti berita Borneonews sebelumnya berjudul: 1 PDP dan 40 ODP Kabupaten Lamandau Akan Diambil Sampel Swab), namun rencana itu juga kembali berubah karena pengambilan sampel swab bagi 21 ODP yang diduga kontak langsung dengan PDP itu baru akan kita tentukan setelah hasil sampel swab bagi PDP dan keluarganya keluar," jelasnya. (HENDI NURFALAH/B-7)








