SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemkab Kotim harus segera menangani persoalan banjir di wilayah Kecamatan Mentaya Hulu. Meski banjir belum banyak merendam rumah warga, namun di tengah kondisi pandemi Covid-19 tentu semakin menambah penderitaan masyarakat.

"Saya berharap Pemkab Kotim segera menurunkan tim ke sana untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat," kata Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Rudianur, di Sampit Jumat, 1 Mei 2020.

Ia meminta pemkab jangan turun setelah melihat kondisi di sana parah. Jangan pula sampai mengabaikan persoalan ini karena fokus mengatasi wabah Corona ini.

Rudianur meminta agar pemkab segera menyalurkan bantuan ke sana. Karena tentunya kondisi yang dihadapi masyarakat sangat sulit karena selain situasi Corona juga dihadapkan dengan banjir. Bantuan bisa berupa obat-obatan, makanan instan, hingga kebutuhan pokok.

Rudianur juga menekankan agar petugas kesehatan terus berada di tempat. Jangan sampai meninggalkan tempat di kondisi seperti saat ini karena masyarakat sewaktu-waktu membutuhkan penanganan.

--page

"Karena di musim sekarang rentan masyarakat terserang penyakit. Itu yang harus kita antisipasi dan cegah jangan sampai terjadi. Mengingat petugas kesehatan kita tengah terforsir tenaganya di penanganan Covid-19 ini," tandasnya.

Banjir di beberapa desa di Mentaya Hulu akibat curah hujan begitu tinggi sejak beberapa hari terakhir ini. Meski demikian air mulai berangsur surut. Namun demikian tidak menutup kemungkinan banjir kembali terjadi jika hujan kembali turun. (NACO/m)