BORNEONEWS, Muara Teweh - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Siswandoyo mengatakan dalam situasi pandemi Covid 19 ini imunisasi harus tetap berjalan tentunya dengan protokol yang telah dianjurkan.
Pertama, diusahakan mengatur jadwal kedatangan agar anak tidak banyak berkumpul terlalu lama.
Ke 2, di wilayah dengan kasus Covid-19 yang cukup tinggi diusahakan ada petugas yang menanyakan apakah ada kontak dengan keluarga atau tetangga yang dirawat di ruamh sakit karena Covid-19.
Ke 3, bila ada riwayat kontak maka dijalankan sesuai prosedur yang telah ditentukan Kementerian Kesehatan.
Ke 4, apabila tidak ada kontak indikasi, imunisasi diberikan sesuai dengan jadwal. Ke 5, diusahakan ada petugas yang mengatur memisahkan antara anak yang sakit dan sehat yang akan diimunisasi di ruang tunggu dan layanan yang berbeda.
--page
Ke 6, sediakan hand sanitizer atau bak cuci tangan dengan air yang mengalir. Ke 7, kursi ruang tunggu harus diatur sedemikian rupa, agar ada jarak antar penunggu 1-2 meter.
Ke 8, anak yang sudah bisa berjalan perlu dijaga agar tidak berjalan mondar-mandir di ruang kesehatan.
Ke 9, jauhi orang yang sedang batuk pilek dan kepada dokter yang berusia di atas 65 tahun dianjurkan tidak berhadapan dengan pasien.
“Tapi membantu menyebarluaskan informasi tentang pencegahan Covid-19 dan hubungannya dengan program imunisasi melalui media sosial dan media lainnya,” harapnya. (RAMADHANI/B-6)








