BORNEONEWS, Palangka Raya - Manajer Unit Pengelolaan Uang Rupiah di Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Muttaqim meminta masayrakat untuk mengoptimalkan transaksi non tunai pada masa pandemi Covid-19 ini.
"Untuk masa sekarang ini optimalkan pembayaran secara non tunai saja supaya resiko penularan virus melalui uang bisa dikurangi," katanya, Jumat, 1 Mei 2020.
Kebijakan ini diberlakukan berkaitan dengan beredarnya video terkait penularan Covid-19 melalui uang kertas yang membuat sebagian besar masyarakat khawatir.
"Optimalkan penggunaan QRIS, mobile banking dan sering untuk membersihkan kartu ATM di dompet usai menggunakannya," tambahnya.
Dia mengatakan sebenarnya uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sudah dalam kondisi layak edar dan higienis.
--page
"Setiap lembar uang sudah melalui masa karantina selama 14 hari sebelum diedarkan, penyemprotan area kas pada Bank Indonesia, sarana dan prasarana serta memperhatikan higienitas SDM dan perangkat pengolahan uang. Jadi itu semua yang kami di unit pengelolaan uang rupiah lakukan," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








