TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Barcelona, Jordi Cardoner, menyatakan pihaknya tak akan membeli pemain baru pada bursa transfer mendatang. Krisis finansial yang disebabkan pandemi virus corona membuat klub asal Catalan itu tak memiliki anggaran untuk membeli pemain.
Cardoner menyatakan bahwa kondisi keuangan Barcelona sebenarnya cukup baik ketimbang klub-klub lain di Eropa. Namun mereka harus berhemat mengingat ketidakpastian sampai kapan pandemi virus corona akan terjadi.
Karena itu, dia menyatakan bahwa Barcelona tak akan membeli pemain baru jika harus mengeluarkan duit dari saku mereka. Satu-satunya cara untuk menambah kekuatan, menurut dia, adalah dengan menukar pemain. Cara itu dinilai akan menjadi tren dalam bursa transfer mendatang di Eropa.
"Ini (barter pemain) akan menjadi bagian dari permainan. Ini adalah satu-satunya hal yang akan terjadi musim depan di klub-klub Eropa," kata dia.
Barcelona sebelumnya dikabarkan akan mendatangkan penyerang Inter Milan Lautaro Martinez dan memboyong pulang Neymar Jr dari Paris Saint-Germain. Untuk Lautaro Martinez, Inter dikabarkan telah membuka opsi untuk menukar pemain.
--page
Klub Italia itu disebut menginginkan Antoine Griezmann dan Arturo Vidal sebagai alat barter untuk Martinez.
Sementara untuk Neymar Jr tampaknya sulit untuk Barcelona datangkan pada bursa transfer mendatang. Bukan hanya soal harga yang dipatok PSG, Neymar juga dipastikana akan meminta gaji tinggi yang bisa membebani keuangan Barcelona.
Krisis ekonomi karena pandemi virus corona saat ini disebut membuat Barcelona mengalami kerugian sekitar 120 hingga 140 juta euro. Nilai itu bisa bertambah jika Liga Spanyol secara resmi dihentikan total.
(TERAS.ID)








