SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak empat desa di wilayah Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur kebanjiran. Ada ratusan rumah warga yang terendam.

Camat Kota Besi Ninuk Muji Rahayu mengatakan, desa yang terendam yakni Simpur, Palangan, Soren dan Hanjalipan. Dari desa itu terparah di Desa Hanjalipan.

"Di Desa Hanjalipan ada 313 rumah warga terendam banjir," kata Ninuk, Sabtu, 2 Mei 2020.

Ninuk langsung turun melihat kondisi warganya di desa tersebut. Sementara di desa lainnya ia masih menunggu data dari kepala desanya.

Terpisah Kepala Desa Palangan Anastasius Delik mengatakan, banjir di desanya merendam empat rumah warga. Sementara lainnya merendam halaman dan akses jalan desa.

"Kita khawatir ada hujan susulan lagi dan ini bisa semakin membuat air semakin meninggi," kata Delik.

Sementara itu warga Desa Palangan, Supriadi mengatakan, banjir ini terjadi akibat luapan Sungai Seranau setelah beberapa hari diguyur hujan. Terlebih yang membuat parah akibat guyuran hujan pada Jumat 1 Mei 2020 malam.

"Akibatnya rumah warga, termasuk rumah mertua saya, bagian dapurnya terendam," tegasnya. (NACO/m)