BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Rihando mengarahkan seluruh bangunan ATM menyediakan tempat cuci tangan, terutama di masa pandemi Covid-19 ini.
"Sampai saat ini sudah mulai banyak ATM menyediakan tempat cuci tangan, kami arahkan terus agar semuanya melakukan ini," kata Rihando kepada Borneonews, di Palangka Raya, Sabtu, 2 Mei 2020.
Meskipun sebenarnya, lanjut Rihando, uang yang keluar dari mesin ATM bisa dipastikan sudah steril.
"Seiring berjalannya waktu kita berharap semua ATM ada tempat cuci tangannya ya. Tapi yang pasti kesadaran masyarakatnya juga harus ditingkatkan. Kadang-kadang sudah disediakan tempat cuci tangan, tetap saja tidak digunakan," tuturnya.
Sebelumnya, Manajer Unit Pengelolaan Uang Rupiah di Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Muttaqim mengatakan, sebenarnya uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sudah dalam kondisi layak edar dan higienis.
"Setiap lembar uang sudah melalui masa karantina selama 14 hari sebelum diedarkan, penyemprotan area kas pada Bank Indonesia, sarana dan prasarana serta memperhatikan higienitas SDM dan perangkat pengolahan uang. Jadi itu semua yang kami di unit pengelolaan uang rupiah lakukan," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/m)








