KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Tersangka HG alias IW, yang merakit bom palsu dan diletakkan di teras Masjid Nurul Yaqin Kuala Pembuang ternyata positif narkoba. Itu berdasarkan tes urine yang dilakukan kepolisian kepadanya.

Kapolres Seruyan, AKBP Agung Tri Widiantoro mengatakan, urine tersangka positif mengandung metamfetamin. Pelaku juga mengakui menggunakan narkoba jenis sabu.

“Tersangka terus kita periksa secara mendalam. Dan untuk motifnya tidak ada selain iseng. Dia terobsesi merakit bom yang dilihat dari video di youtube. Setelah itu dipraktikkan,” jelas Agung Tri, Sabtu, 2 Mei 2020.

Dia menjelaskan, keisengan tersangka membuat dan merakit sendiri benda mirip bom ini kemungkinan besar karena pengaruh dari narkoba yang digunakannya.

Selain itu, tersangka menyebutkan, benda menyerupai bom yang sempat menghebohkan warga Kuala Pembuang tersebut dirakit sendiri di kediamannya.

--page

“Tidak butuh waktu lama bagi pelaku untuk merakit bom palsu tersebut, hanya sekitar 2 - 3 jam. Karena memang pelaku ini memiliki sedikit keahlian bidang elektronik,” kata dia. (FAHRUL/B-11)