PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Direktur RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun dr. Fachruddin mengatakan proses pengambilan tes swab terhadap 100 orang asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Lamandau, Sabtu, 2 Mei 2020 dilakukan oleh 15 petugas kesehatan gabungan.

"Selain dari RSSI, petugas kesehatan yang bertugas mengambil swab kali ini juga berasal dari berbagai puskesmas," jelasnya.

Sampel yang diambil dari bagian tenggorokan inilah yang akan menjadi bahan pemeriksaan apakah orang tersebut terjangkit Covid-19 atau tidak.

"Nantinya swab ini bakal di kirim ke Laboratorium Kesehatan Banjarbaru untuk menjalani pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR)," jelasnya lagi.

Fachruddin menjelaskan alasan kenapa proses pemeriksaan swab dilakukan di Banjarbaru Kalsel dan tidak lagi di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

--page

"Karena saat ini penerbangan ditiadakan dan ini juga berpengaruh pada proses pengiriman swab. Namun syukurlah masih ada lokasi lain untuk memeriksa swab itu di Laboratorium Kesehatan di Banjarbaru. Meski untuk membawa swab harus melalui jalan darat," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)