BORNEONEWS, Nanga Bulik - Hasil uji laboratorium untuk sampel swab santri Temboro, Magetan, Jawa Timur, asal Kabupaten Lamandau hingga saat ini masih belum keluar. Padahal pengambilan sampel swab sudah lebih dari sepekan, tepatnya pada 24 April 2020.
"Hasil uji sampel swab untuk warga kita (Lamandau) santri Temboro hingga saat ini masih belum keluar, masih kita tunggu," kata Bupati Lamandau Hendra Lesmana saat dikonfirmasi, Sabtu 2 Mei 2020 malam.
Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau itu semula memprediksi, hasil uji sampel swab bagi 10 orang santri Temboro tersebut akan keluar pekan ini. Hal tersebut berkaca dari sejumlah pengalamam sebelumnya, hasil uji swab biasanya sudah dapat diketahui dengan masa tunggu tak lebih dari sepekan.
"Biasanya seminggu itu sudah keluar (hasil swab-nya). Tapi kali ini memang belum, entah ada kendala teknis atau seperti apa saya belum tau pasti, karena pengujian dilakukan di luar daerah (Kalteng). Jadi ya mau tidak mau kita harus menunggu," katanya lagi.
Hendra Lesmana memastikan kondisi kesehatan semua santri saat ini dalam keadaan baik dan dalam pengawasan tim. Ia juga berharap agar semua pihak tetap sabar menunggu, seraya berharap agar hasil swab tersebut segera diketahui dan dengan hasil negatif Covid-19.
--page
Sebanyak 10 orang santri Temboro asal Kabupaten Lamandau telah menjalani serangkaian proses mulai dari rapid test yang diketahui semua hasilnya negatif corona, hingga pengambilan sampel swab. Sejak pengambilan sampel swab pada 24 April 2020, semua santri tersebut hingga saat ini masih menjalani masa karantina di mess desa yang telah disiapkan oleh Pemkab Lamandau.
(HENDI NURFALAH/m)








