BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran ikuti rapat melalui video conference dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB untuk menyampaikan Laporan Penanganan Covid-19 di Kalteng bertempat di Istana Isen Mulang Palangka Raya, Minggu, 3 Mei 2020.
Dalam rapat itu gubernur didampingi idampingi oleh Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng H. Darliansjah. Rapat dengan agenda koordinasi percepatan operasi penanganan pandemi Covid-19 dipimpin Kepala BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo juga didampingi Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.
Selain Provinsi Kalimantan Tengah, rapat tesebut juga diikuti oleh Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Lampung, Provinsi Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau.
Selain itu, Gubernur Kalteng menyampaikan Provinsi Kalimantan Tengah telah menyiapkan anggaran khusus untuk penanganan Covid-19 diwilayah Kalimantan Tengah dengan anggaran sebesar Rp 500 Miliar untuk Provinsi dan untuk Kabupaten/Kota mulai dari Rp 30 Miliar sampai Rp 70 Miliar.
"Anggaran untuk penanganan dampak kesehatan kami siapkan Rp 200 Miliar, anggaran penanganan dampak ekonomi kami siapkan Rp 70 Miliar, dan untuk penanganan dampak sosial kami siapkan Rp 200 miliar," jelas gubernur.
--page
Kemudian, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dari luar daerah, dalam kesempatan yang sama ia menyampaikan keinginannya untuk perpanjangan jangka waktu terkait ditetapkannya Peraturan Menteri Perhubungan mengenai larangan sementara penggunaan transportasi udara bagi angkutan penumpang yang berakhir pada tanggal 1 Juni 2020, agar diperpanjang sampai tanggal 21 Juni 2020. (NOPRI/B-5)








