PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Asrama Haji Almabrur di Kota Palangka Raya masih dalam proses pemantapan agar segera dioperasionalkan sebagai pusat karantina bagi warga yang pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan tahap pertama disiapkan ruang untuk 100 orang.

"Mudahan senin depan sudah bisa jalan semuanya karena protokol penyiapan lokasinya ini isolasi cukup ketat," katanya,  Jumat 3 Mei 2020.

"Untuk sarana yang nantinya diperlukan kemudian akan dilakukan penambahan pada tahap berikutnya sesuai dengan kebutuhan," jelasnya.

Persiapan yang dilakukan ini lanjut dia diantaranya kebutuhan logistik, ruang perawatan dan pemantauan termasuk pengamanan lokasi dan perlengkapan untuk mensterilkan lokasi dan berbagai hal lainnya yang dianggap perlu.

--page

"Melalui isolasi atau karantina yang terpusat kita dapat memantau langsung perkembangan kesehatan warga sehingga bisa meminimalka kontak dengan warga lain," pungkasnya. (HENDRI/B-7)