BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 183 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang kini dalam pengawasan tim medis di sejumlah Puskesmas di Kobar, akan menjalani tes swab sampel.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kobar, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kobar, Ahmat Sulkan menyampaikan, pihaknya akan melakukan swab sampel pada OTG Klinis Covid-19 yang masih dalam pengawasan dan belum mengikuti swab.
"Beberapa pasien yang positif covid-19 di Kobar justru tidak menunjukkan gejala klinis Covid-19 atau pasien OTG. Maka inilah kenapa kami secara bertahap melakukan swab sampel terhadap," ujarnya, kemarin, Sabtu, 2 Mei 2020 saat memantau pengambilan swab 100 orang di RDUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Dia menuturkan, OTG ini adalah diduga orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, serta orang yang pernah berpergian dari daerah terjangkit corona virus.
Oleh sebab itu, meski tidak menunjukkan gejala klinis, para OTG ini tetap dalam pengawasan tim medis Puskesmas, sama halnya dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP).
--page
"Gejala klinis Covid-19 ini kan batuk, pilek, demam dan sesak napas. Jika ODP menunjukkan salah satunya, maka naik status jadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan langsung dirawat dalam ruangan Isolasi," ungkapnya.
Dia menambahkan, dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kobar, setiap puskesmas tidak pernah berhenti melakukan tracking dari level 1, 2 dan level 3. Seluruh tahapan hasil tracing tetap dalam pemantauan Puskesmas.
"Tracking ini langkah cepat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona, karena yang kami khawatirkan penyebaran virus dari klaster yang baru. Oleh sebab itu kami mengimbau kepada masyarakat jika baru tiba dari daerah terjangkit mohon segera melapor ke Puskesmas dan lakukan isolasi mandiri selama 14 hari," tandasnya. (DANANG/B-7)








