BORNEONEWS, Sampit - Banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali meluas. Bahkan saat ini dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ada 35 desa yang terdampak banjir, dari 9 kecamatan yang ada di daerah ini.
"Jumlah desa yang tertimpa musibah banjir yakni 35 desa. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnyanya, yang hanya di 7 kecamatan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kotim M Yusup, Senin, 4 Mei 2020.
Sembilan kecamatan yang desanya terdampak banjir itu yakni Kecamatan Tualan Hulu, Telaga Antang, Antang Kalang, Parenggean, Mentaya Hulu, Kota Besi, Cempaga, Cempaga hulu dan Kecamatan Bukti Santuai.
Adapun data jumlah kepala keluarga yang terdampak sendiri masih dalam pendataan pihaknya dan juga kepala desa. Namun, diperkirakan mencapai ratusan KK yang rumahnya terendam banjir.
Kedalam banjir sendiri cukup bervariasi di beberapa desa. Ada ketinggian air dari permukaan jalan mencapai 15 cm, dan ada juga yang sampai 1 meter. Sehingga, sebagian rumah warga dimasuki air hingga diatas lantai.
--page
"Banjir sendiri saat ini sudah ada yang masuk hingga ke dalam rumah. Apalagi saat air sungai sedang pasang, banjir akan meninggi," terang Yusup.
Saat ini, sejumlah pegawianya sudah turun ke lapangan untuk mendata berapa jumlah warga yang terdampak. Hal itu supaya nantinya bisa diberikan bantuan berupa logistik. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








