JAKARTA –

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil asal Jerman Volkswagen berencana mengisi celah pasar segmen mobil listrik, dengan membuat mobil listrik yang memiliki harga lebih murah dari yang beredar.

Volkswagen akan mengisi celah pasar itu dengan merek kendaraan listrik baru berharga terjangkau yang diproduksi untuk konsumen massal, sebagian besar di Eropa dan Asia, menurut laporan Automotive News.

Mobil listrik baru Volkswagen untuk ceruk pasar yang lebih besar itu, mengutip laporan tersebut Senin, akan dijual dalam kisaran harga US$ 22.000 dolar atau sekira Rp300-an juta.

Mobil listrik murah VW dibangun berdasarkan platform Volkswagen yang dimodifikasi, antara lain bentuknya yang lebih pendek dan kompak.

Tantangan baru bagi VW untuk membuat mobil listrik kecil berbiaya sepertiga lebih murah dibanding Volkswagen ID.3.

--page

Sebelumnya, produsen mobil Jerman itu menutup pabriknya di Brasil karena wabah virus corona. Imbasnya, produsen menegosiasikan cara memangkas biaya penggajian karena aktivitas pabrik yang terhenti.

(TERAS.ID)