BORNEONEWS, Palangka Raya - Presiden Joko Widodo meminta agar setiap daerah yang melakukan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB untuk memiliki target-target yang terukur.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 4 Mei 2020.
"Misalnya, berapa jumlah pengujian sampel dan tes PCR atau polymerase chain reaction yang telah dilakukan, apakah pelacakan yang agresif telah dikerjakan, serta berapa kontak yang telah ditelusuri setiap hari," kata Jokowi.
Hal-hal seperti ini menurutnya betul-betul ini harus dikerjakan. Sehingga terkait itu, dia juga meminta evaluasi dari setiap daerah.
"Kemudian, apakah isolasi yang ketat juga dilakukan, karena saya melihat ada yang sudah positif saja masih bisa lari dari rumah sakit, yang PDP masih beraktivitas ke sana ke mari," tambahnya.
--page
Jokowi menambahkan, warga yang berisiko, usia lanjut, memiliki riwayat penyakit, riwayat penyakit penyerta, apakah sudah diproteksi.
"Evaluasi-evaluasi yang terukur seperti ini perlu dilakukan," paparnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)








