JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Gerakan Nonblok atau GNB secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Senin malam, 4 Mei 2020, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa komitmen G-20 untuk penangguhan pembayaran utang bagi negara berpendapatan rendah perlu diimplementasikan.

"Multilateralisme harus tetap menjadi landasan kerja sama internasional. Tetapi penangguhan pembayaran utang bagi negara berpendapatan rendah perlu diimplementasikan," kata Presiden.

Ke depan, lanjutnya, negara berkembang harus berjuang untuk memperbaiki tata kelola kesehatan global agar kita lebih siap menanganani pandemi di masa depan.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan agar rezim paten dan hak kekayaan intelektual terkait obat dan vaksin dapat diterapkan secara fleksibel demi kemanusiaan. Selain itu, Presiden juga mengajak untuk perkuat kerja sama dalam pemulihan rantai pasokan global untuk perdagangan produk kesehatan dan kebutuhan pangan.

"Penguatan kemitraan global bagi negara berkembang. Kita perlu suarakan dan perjuangkan komitmen bantuan pembangunan dan kemanusiaan, keringanan utang, maupun kewajiban pembayaran utang dari official creditors dapat dialihkan untuk pembiayaan penanganan Covid-19," ungkap Presiden.

--page

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT tersebut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (TESTI PRISCILLA/B-5)