BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Karena ada keluarga salah satu tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Madurejo positif covid-19, sebagai langkah kesadaran diri dan mencegah penyebaran virus tersebut Puskesmas Madurejo Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan lockdown atau menutup sementara pelayanan kesehatan pada masyarakat mulai tanggal 5 hingga 19 Mei 2020.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar Ahmad Sulkan, Selasa, 5 Mei 2020 menjelaskan selain menutup pelayanan kesehatan, seluruh tenaga kesehatan dan staf di Puskesmas Madurejo juga melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Ini merupakan bentuk ketaatan mereka selaku tenaga kesehatan terhadap prosedur keamanan kesehatan, dalam hal antisipasi dan pencegahan penyebaran covid-19," jelas Ahmad Sulkan.
Bahkan, menurut Ahmad Sulkan, tenaga kesehatan yang keluarganya diketahui positif covid-19 sudah lebih dulu melakukan isolasi mandiri di rumahnya.
Menurut Ahmad Sulkan, terkait pelayanan kesehatan dan peserta BPJS yang terdaftar di Puskesmas Madurejo untuk kontrol dan berobat dialihkan pada puskesmas lain di dalam kota Pangkalan Bun.
--page
"Kemudian dalam waktu dekat rencananya bakal dilakukan pengambilan swab terhadap seluruh tenaga kesehatan di puskesmas Madurejo. Untuk memastikan dengan benar apakah ada yang terpapar covid-19 atau tidak," jelas Ahmad Sulkan. (WAHYU KRIDA/B-5)








