SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Dengan adanya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukamara, sehingga patut untuk diantaisipasi agar tidak bertambah banyaknya jumlah kasus.

"Kasus positif pertama di Sukamara memang hanya 1 orang, namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah dikemudian hari," kata Juru Bicara Relawan Jaga Kampung Kabupaten Sukamara, M Saleh, Selasa, 5 Mei 2020.

Menurutnya Sukamara harus berkaca dari kasus Kabupaten Kotawaringin Barat yang semula 2 orang, kemudian menjadi 4 orang, dan menjadi 27 orang hanya dalam waktu 31 hari.

Sehingga harus menjadi pelajaran. "Potensi ini patut diantisipasi, mengingat ada 7 ODP yang tersebar di 3 kecamatan," ucapnya.

"Yang perlu diingat kasus pertama ini berasal dari OTG yang kemungkinan besar telah berinteraksi dengan keluarga ataupun orang lain," ujarnya.

--page

Saleh melanjutkan analisasi tersebut bukan untuk menimbulkan kepanikan dimasyarajat, tapi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat agar lebih hati-hati, dan menerapkan protokol yang telah dianjurkan. "Sekali lagi adalah untuk kewaspadaan," tambahnya.

"Mari doakan semoga paramedis kita dapat melakukan tracking dengan baik, dan para OTG serta orang-orang yang pernah kontak dengan OTG dapat memberikan informasi secara benar, sehingga usaha pemerintah untuk melokalisasi Covid-19 berhasil dengaan baik," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)