BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sebanyak 53 warga Kabupaten Lamandau dipastikan telah mengikuti rapid test. Mereka terdiri dari 27 warga yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan 26 lainnya orang dari berbagai kalangan seperti tenaga kesehatan, camat, lurah serta anggota gugus tugas yang selama ini memiliki mobilitas tinggi dalam upaya penanggulangan Covid-19.
Rapid test bagi 53 warga Lamandau tersebut berlangsung di Aula Mess Desa, Jalan Trans Kalimantan, Nanga Bulik pada Senin 4 Mei 2020. Rapid test untuk 53 orang tersebut terkonfirmasi semuanya negatif.
"Kita telah lakukan rapid tes bagi 53 warga. Alhamdulillah hasilnya semuanya negatif," kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa 5 Mei 2020.
Ke 53 warga yang mengikuti rapid test tersebut terdiri dari 27 warga berstatus OTG yang saat ini tengah menjalani karantina di pusat isolasi terpadu Pemkab Lamandau.
Ke 27 orang tetsebut diketahui memiliki riwayat kontak langsung dengan satu-satunya warga Lamandau yang saat ini berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).
--page
"Sedangkan 26 orang lainnya, merupakan gabungan dari berbagai kalangan yang selama ini memiliki mobilitas tinggi dalam penanggulangan Covid-19, seperti pihak-pihak yang melakukan upaya tracking kepada keluarga pasien," katanya.
Rapid test bagi 53 warga tersebut sebagai upaya pencegahan dini dalam mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19.
Khusus untuk 27 OTG rapid test yang diadakan juga sebagai upaya skrining awal sembari menunggu jadwal swab test dan menunggu keluarnya hasil swab test untuk satu-satunya warga berstatau PDP yang sebelumnya dinyatakan reaktif rapid test. (HENDI NURFALAH/B-6)








