BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Warga di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan, hingga sekarang masih memiliki keterbatasan mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
Hal ini lantaran masih kurangnya tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan seperti di Kecamatan Seruyan Hulu dan Suling Tambun.
“Dua wilayah kecamatan itu masih kekurangan tenaga kesehatan dan guru hingga masih ada desa yang kesulitan dalam mengakses layanan dua sektor tersebut,” kata Atinita, anggota DPRD Seruyan, di Kuala Pembuang, Rabu, 6 Mei 2020.
Politisi Partai Golkar ini memberikan contoh, pada Desa Rangkang Munduk hingga saat ini masih belum tersedia tenaga kesehatan, baik itu perawat ataupun bidan.
“Kami berharap agar Pemkab Seruyan melalui dinas terkait agar dapat memprioritaskan pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan di wilayah yang masih sulit diakses masyarakat,” pintanya.
--page
Sehingga, menurut dia, seluruh masyarakat dapat mengakses bidang pendidikan dan kesehatan, lebih mudah, dalam usaha meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatnya kualitas SDM di wilayah setempat. (FAHRUL/m)








