BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 700 jiwa warga Desa Sudan, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terdampak banjir sejak 4 hari terakhir ini.
"Jumlah kepala keluarga yang terdampak yakni 155 KK dengan total 700 jiwa. Mereka saat ini masih bertahan di desa tersebut," ujar Bupati Kotim Supian Hadi saat memantau langsung banjir di sana, Rabu, 6 Mei 2020.
Dia menerangkan, hampir seluruh rumah warga yang ada di desa tersebut terendam banjir. Ketinggian air mulai dari 40 cm meter hingga 1 meter lebih.
"Alhamdulillah hari ini air sudah mulai surut sekitar 40 cm. Sebagian rumah warga tidak lagi terendam," kata Supian.
Pemerintah sendiri saat ini tengah menaikan status bencana daerah menjadi darurat banjir. Karena sudah ada 9 kecamatan yang dilanda banjir.
--page
Sedangkan jumlah kepala keluarga atau jiwa yang terdampak dari bajir tersebut, belum sepenuhnya lengkap. Karena masih menunggu laporan dari pemerintah desa dan kecamatan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








