BORNEONEWS, Sukamara - Dua warga Desa Sungai Damar, Kecamatan Pantai Lunci, Labupaten Sukamara yang reaktif setelah menjalani rapid test hari ini, Rabu, 6 Mei 2020 langsung diisolasi di Balai Pelatihan Guru atau BPG.
"Mereka langsung kita isolasi di BPG," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukamara, Abdul Karim,
Menurutnya, yang bersangkutan saat ini sudah berada di BPG. Dua warga tersebut dijemput ambulan dengan alat pelindung diri lengkap untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan.
"Untuk swab secepatnya kita lakukan. Yang jelas dua orang ini sudah kita daftarkan ke Rumah Sakit Sultan Imanudin," ujarnya.
Hari ini ada 33 warga Desa Sungai Damar menjalani rapid test karena berkontak langsung dengan pasien positif pertama yang diumumkan pada Senin, 4 Mei 2020.
--page
Sebelumnya, Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan, rapid test tidak memastikan yang bersangkutan positif Covid-19, reaktif menunjukan bahwa imun tubuh warga tersebut sedang bekerja.
"Yang membuat imunnya bekerja ini apakah terhadap penyakit yang lainnya, atau karena virus itu sendiri. Kita belum tahu. Jadi untuk ke positif lainnya masih menunggu hasil swab," tukasnya. (NORHASANAH/m)








