SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawarigin Timur (Kotim) Supian Hadi mengimbau masyarakat agar mewaspadai luapan sungai yang bisa kapan saja datang.

"Saya harap masyarakat harus waspada luapan air sungai. Apalagi saat hujan turun, karena bisa menyebabkan banjir," ujarnya, Rabu, 06 Mei 2020.

Saat ini Kotim sudah menaikan status bencana tanggap darurat banjir karena beberapa desa di 9 kecamatan sedang dilanda banjir.

Banjir sendiri terjadi karena dalam beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas tinggi melanda daerah ini, sehingga air sungai meluap dan sangat lamban surut.

Ditambah lagi air pasang yang begitu tinggi. Sehingga beberapa desa terendam dengan ketinggian air yang bervariasi mulai dari 30 cm hingga lebih dari 1 meter.

--page

"Beberapa desa air sudah masuk ke dalam rumah. Sehingga sangat mengganggu masyarakat," katanya.

Dia juga meminta agar di setiap desa mengaktifkan kembali penjagaan secara bergiliran, sehingga jika daerahnya dilanda banjir, terutama pada saat malam hari bisa segera diberitahukan kepada warga lainnya.

"Hal itu dilakukan guna menghindari adanya korban akibat banjir tersebut," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)