BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Hj Darmawati terus mengingatkan pengusaha kebutuhan pokok untuk tidak mempermainkan harga di pasaran.
Sebab saat ini DPRD juga terus memantau harga itu. Jika mengalami kenaikan harga yang begitu meresahkan, maka pihaknya akan mengajak aparat penegak hukum untuk turun tangan.
“Jangan sesekali menaikan harga sembako di tengah wabah ini," kata Darmawati, Kamis, 7 Mei 2020.
Karena ini kata dia, sudah tegas bahwa jangan ada permainan harga yang menyebabkan korbannya di pihak masyarakat.
Dia menyebutkan sejauh ini harga kebutuhan pokok relatif stabil. Meski ada kenaikan tapi masih dalam batas kewajaran.
--page
Meski sebelumnya juga sempat ada kenaikan harga salah satunya gula pasir mencapai Rp20 ribu, kini mulai normal karena persedian gula sudah terpenuhi di pasaran.
“Sementara untuk harga yang sempat anjlok adalah ayam potong. Bahkan menyentuh diangka Rp 22 ribu per kilogramnya dan Rp18 ribu ditingkat peternak," tegasnya.
Dia juga mengingatkan, Dinas Perindustrian dan perdagangan untuk setiap saat melakukan pengawasan yang maksimal.
SOPD teknis dianggap pihak yang paling bertanggungjawab dengan pasar serta dengan stabilisasi harga kebutuhan pokok.
Dia menambahkan, sepanjang sejarah ini masyarakat sangat terpuruk. Maka dari itulah pemerintah wajib melindungi warganya dengan berbagai hal mulai dari harga sembako yang normal hingga kebijakan lainnya. (NACO/B-7)








