PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 21 warga Palangka Raya yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) karena pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sudah masuk ke Asrama Haji Almabrur untuk menjalani isolasi atau karantina, Kamis 7 Mei 2020.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah mengatakan kapasitas ruangan yang ada di asrama Haji Almabrur saat ini mampu menampung hingga 600 orang.

Setiap harinya akan ada pasien yang akan dipindah secara bertahap sekitar 20 sampai 30 orang ke asrama haji ini untuk menjalani isolasi atau karantina.

"Siang ini masuk 18 dan nanti sore 3 orang. Jadi untuk hari ini 21 orang sudah pasti masuk untuk karantina di sini," tutur Umi saat melakukan peninjauan di lokasi tersebut.

Dua berharap dengan dipindahnya para OTG ini ke tempat isolasi yang sudah disediakan khusus Pemko Palangka Raya, bisa mengurangi bahkan menekan angka penyebaran virus tersebut.

--page

"Apapun upaya yang memang bisa memutus mata rantai virus ini akan kita lakukan dengan maksimal, kita doakan saja semoga semuanya berjalan lancar dan bisa kembali normal seperti biasanya," harapnya.

Saat ini pihaknya juga masih melakukan upaya-upaya yang sudah berjalan seperti menyemprotkan disinfektan, melakukan sosialisasi, dan lainnya. (HENDRI/B-11)