BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah kawasan permukiman warga di Kelurahan Bereng Bengkel Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya mulai terendam banjir.
Lurah Bereng Bengkel, Ahmad Riadi mengatakan dalam sepekan terakhir ini kawasan tersebut terendam banjir akibat meluapnya Sungai Kahayan.
"Akses jalan utama menuju lingkungan sejumlah RT dan RW putus karena terendam banjir. Sehingga kendaraan warga tidak bisa lewat," kata Ahmad Riadi, Kamis, 7 Mei 2020.
Dia mengatakan, banjir di kawasan tersebut sudah rutin terjadi dalam setiap tahunnya. Terutama ketika air Sungai Kahayan meluap.
"Saya sudah melaporkan situasi dan kondisi ini ke Pemerintah Kota Palangka Raya. Sementara ini masyarakat masih aman tinggal di rumah. Hanya jalur jalan utama yang terisolasi," tuturnya.
--page
Dia menjelaskan, satu-satunya cara agar aktivitas masyarakat dapat terus berjalan, maka sarana transportasi berupa kelotok dijadikan alat untuk membantu warga menyeberang.
Selama ini warga Bereng Bengkel tidak sedikit yang berdiam di daerah rawan banjir dekat dengan pinggiran sungai. Karena mata pencaharian mereka sebagai nelayan tangkap dan budidaya ikan.
"Iya, meski di tengah upaya penanganan pencegahan Covid-19, kami juga terus melakukan pengawasan terhadap dampak bencana lain di Kelurahan Bereng Bengkel seperti banjir ini," tandas Ahmad. (HENDRI/B-11)








