BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kominfo dan Statistik, menargetkan pada tahun 2022 mendatang, seluruh Desa di wilayah Kabupaten Seruyan bebas blank spot atau titik kosong signal komunikasi.
Bupati Seruyan, Yulhaidir melalui Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Seruyan, Sugian Noor mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan berbagai usulan ke pemerintah pusat melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika terkait hal ini.
“Kita berupaya mengusulkan adanya penambahan pendirian tower BTS, hingga diharapkan desa yang hingga sekarang masih belum bisa menikmati sarana komunikasi akan dapat terakses,” harapnya, Jumat, 8 Mei 2020.
Sugian Noor menambahkan, jika usulan pendirian BTS di desa – desa wilayah kabupaten Seruyan, dapat di realisasikan secara bertahap oleh pemerintah pusat, maka diharapkan pada tahun 2022 mendatang, seluruh desa sudah dapat mengakses jaringan komunikasi dan internet.
“Dengan teraksesnya, jaringan komunikasi hingga wilayah pedesaan, akan banyak manfaat yang bisa di peroleh masyarakat di sana,” imbuhnya.
--page
Melalui sarana komunikasi dan internet, tentu akan dapat meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat, karena dengan mudah dapat memasarkan hasil dan potensi yang ada, termasuk sebagai sarana untuk melihat peluang dan harga pasar. (FAHRUL/B-5)








