PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasca penyerahan zakat beras di Desa Pasir Panjang, Jemmy Adriyanor beserta stafnya dari Citra Borneo Indah (CBI) Group kemudian bergerak menuju lokasi Tempat Pembuang Akhir (TPA) Sanpah di Trans LIK Desa Pasir Panjang, Jumat, 8 Mei 2020.

Sesampainya di tempat tersebut, rombongan Jemmy Adriyanor langsung mendatangi puluhan pemulung yang sedang bekerja memilah sampah untuk mencari barang yang bisa dijual lagi.

Di tempat tersebut, rombongan mendapatkan informasi bahwa sebagian pemulung tidak pernah mendapatkan bantuan sosial berupa sembako dari pihak manapun.

"Usai penyerahan zakat di Desa Pasir Panjang, saya bersama staf tadi sengaja bergerak ke TPA TransLIK mencari para pemulung untuk menyerahkan zakat amanat orang tua," jelas Jemmy Adriyanor.

Ternyata, menurut Jemmy, di tempat tersebut terdapat cukup banyak pemulung yang bahkan belum pernah mendapatkan bantuan sosial dari pihak manapun.

--page

"Tadi waktu bergerak ke TPA TransLIK kita cuma membawa sejumlah sak beras dan ternyata kurang. Untuk itu dihari yang sama ada tim susulan yang datang ke lokasi ini untuk memberikan zakat beras ditambah minyak goreng dan masker,"' jelas Jemmy Adriyanor.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Jemmy Adriyanor, dari hasil diskusi bersama para stafnya diputuskan bahwa ia dan tim akan melakukan penyisiran lagi mencari warga tidak mampu untuk diberikan zakat.

"Tadi saya perintahkan tim untuk bergerak. Walaupun dalam kondisi berpuasa mereka terlihat bersemangat melakukan pencarian data di lapangan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan," jelas Jemmy Adriyanor. (WAHYU KRIDA/m)