BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebanyak 74 tenaga kesehatan UPT Puskesmas Melati diisolasi mandiri. Terkait itu, pelayanan dihentikan sementara terhitung mulai tanggal 6 - 20 Mei 2020. Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengambil kebijakan tersebut lantaran ada beberapa pertimbangan.
"Konsultasi bisa lewat sarana elektronik. Untuk pelayanan langsung kita hentikan sementara selama semua tenaga kesehatan isolasi mandiri," kata Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Apendi, Jumat, 8 Mei 2020.
Apendi menyebutkan sejumlah pertimbangan, pertama yakni adanya satu tenaga kesehatan berjenis kelamin perempuan yang meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19. Sementara suaminya terkonfirmasi positif covid-19 dan saat ini masih dalam perawatan.
"Dengan kejadian itu menimbulkan kekhawatiran seluruh petugas di puskesmas. Nah intuk menenangkannya itu kita lakukan isolasi mandiri kepada 74 tenaga kesehatan," jelasnya.
Pihaknya juga sudah melakukan swab tes kepada sekitar 12 orang tenaga kesehatan, untuk memastikan kondisinya yang saat ini masih terbilang sehat.
--page
"Ini sudah dilakukan swab untuk sekitar 12 orang. Mudah-mudahan hasilnya negatif. Tetapi ada indikasi karena yang bersangkutan ada kontak erat," tuturnya.
Selain itu, berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat atau pasien yang mau ke Puskesmas Melati, pihaknya sudah mengalihkan ke puskesmas terdekat. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)








