BORNEONEWS, Tamiang Layang - Komplotan begal menghadang truck angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Trans Kalimantan Ampah-Muara Teweh tepatnya wilayah Desa Puri Kecamatan Desa Batuah, Kabupaten Barito Timur.
Informasi dihimpun, pelaku melakukan aksinya pada Jumat 8 Mei 2020 sekitar pukul 12.00 WIB. Jumlahnya ada empat orang. Namun, satu pelakunya sudah ditangkap. Dia bernama Aditia Gunantoro alias Adit (27) warga Kecamatan Gunung Bintang Awai. Sedangkan pelaku lainnya berhasil kabur.
Kapolres Bartim AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu Nurheriyanto membenarkan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau Curas bermodus menyetop supir truck angkutan BBM, meminta uang dengan cara paksa dan menggunakan senjata tajam.
"Satu pelaku diamankan, tiga lainnya masih dalam pengejaran," ucapnya sabtu 9 Mei 2020.
Kronologi kejadian, pelaku menyetop truck yang dikemudikan oleh Rustam Hadi (48) di Jalan Trans Kalimantan Ampah-Muara Teweh tepatnya wilayah Desa Puri Kecamatan Desa Batuah , Kabupaten Barito Timur. Lalu meminta uang Rp 100.000 namun hanya diberikan Rp. 50.000,-.
Pelaku yang tidak mau menerima uang tersebut sambil menaiki samping truck dan langsung menarik handphone korban sehingga terjadi tarik menarik.
--page
"Pelaku yang berhasil menggambil handphone korban turun dari truck. Ketika ingin dikejar langsung dikeluarkan parang," ungkapnya.
Kapolsek melanjutkan, tempat kejadian perkara (TKP) tidak jauh dari markas Brimob Kompi III Pelopor Lenggang Polda Kalteng. Anggota yang saat itu berjaga mendengar adanya tindak pidana itu. Anggota pun langsung bergegas menuju lokasi. Alhasil, salah satu pelaku begal diamankan.
Dari tangan pelaku yang ditangkap, diamankan barang bukti, 1 buah handphone, 1 buah sajam jenis parang dan sarungnya serta 1 buah sepeda motor roda dua.
"Pelaku yang ditangkap sudah diamankan di Mapolsek Dusun Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," pungkasnya. (PRASOJO/B-7)








