TEMPO.CO, Jakarta - Founder and CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan sejak awal pandemi virus Corona atau Covid-19, Tokopedia telah menutup puluhan ribu mitra yang menjual masker dengan harga mahal. Hal itu dilakukan agar memastikan masyarakat mendapatkan produk dengan harga normal di masa sulit seperti sekarang.
"Karena sudah diberikan peringatan mereka masih bandel jualan masker harganya selangit dan naik terus. Menurut kami, itu tidak baik," kata William saat diskusi dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam siaran langsung di Instagram, Jumat, 8 Mei 2020.
Dia mengatakan sejak bulan pertama pandemi masuk ke Indonesia, sudah ada orang-orang tidak bertanggung jawab yang melakukan hal itu. Setelah dilakukan pembuktian, akhirnya Tokopedia menindak tindak tegas dengan menutup mitra secara permanen.
William melihat selama masa pandemi masyarakat dan pengusaha semakin membutuhkan platform digital. Karena itu, Tokopedia meluncurkan kampanye besar #dirumahaja. Kampanye itu memberikan sejumlah insentif seperti gratis ongkos kirim dan membuat kampanye-kampanye harian.
--page
Kampanye harian itu dilakukan karena pelaku UMKM merupakan yang paling terdampak Covid-19. Apalagi dengan diberlakukan pembatasan sosial berskala besar, membuat aktivitas tidak bisa berjalan normal.
"UMKM yang pertama terkena dampak dan dampak ini. Bagaimana mereka mau hidup normal jika tidak ada pendapatan. Karena hulu ke hilir ini terdampak semua," kata William.
Karena itu, kata William, saat ini Tokopedia terus berupaya membuat mitra UMKM bertahan di tengah pandemi. Hal itu sejalan dengan prinsip Tokopedia, bahwa kesuksesan didapat dari membantu orang lain agar lebih sukses. (TERAS.ID)








